
Blitar (beritajatim.com) – Di balik dinding pembinaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Blitar, sebanyak tujuh anak binaan terus merajut asa dan semangat belajar untuk menatap masa depan yang lebih cerah.
Ketujuh anak binaan tersebut resmi ambil bagian dalam Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026. Pelaksanaan ujian yang berlangsung selama empat hari, terhitung sejak 26 hingga 29 Oktober 2026, dipusatkan di SMA YP Kota Blitar, Senin (26/10/2026).
Keikutsertaan para siswa ini menjadi wujud nyata komitmen LPKA Kelas I Blitar dalam memenuhi hak dasar anak untuk mengenyam pendidikan dan bertumbuh secara intelektual di tengah masa pembinaan.
Kepala LPKA Kelas I Blitar, Jaka Prihatin, menegaskan bahwa proses pemasyarakatan modern tidak hanya berfokus pada koreksi perilaku, melainkan juga merangkul pembentukan karakter secara utuh melalui pengetahuan, keterampilan, dan pemulihan rasa percaya diri.
“Pendidikan merupakan salah satu bekal paling penting bagi anak binaan untuk menata masa depan. Kami berupaya penuh mendukung agar mereka tetap mendapatkan kesempatan belajar dan mengembangkan potensi diri meskipun sedang menjalani masa pembinaan,” ungkap Jaka Prihatin, Senin (26/10/2026).
Bagi pihak lembaga, evaluasi akademik seperti TKA berfungsi ganda: selain mengukur kemampuan kognitif, kegiatan ini dirancang untuk memompa motivasi internal anak-anak agar kelak siap kembali dan berdaya saing di tengah masyarakat.
Kehadiran para anak binaan di ruang-ruang ujian sekolah umum menegaskan pesan bahwa akses pendidikan tidak boleh diskriminatif dan setiap anak memiliki hak yang setara untuk mengecap ilmu pengetahuan.
Melalui pendekatan yang berorientasi pada pengembangan diri (self-development), LPKA Kelas I Blitar terus memastikan pemenuhan hak-hak esensial anak berjalan konsisten.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber