BOGOR, KOMPAS.com – Suasana pilu menyelimuti kediaman keluarga ibu dan anak, DH (30) dan putra kecilnya, AG (4), di Desa Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (26/10/2026).

Ibu dan anak asal Bogor tersebut sebelumnya sempat dilaporkan hilang sejak 20 September 2026 di Madiun, Jawa Timur. Namun belakangan, muncul dugaan kuat bahwa keduanya menjadi korban pembunuhan sadis yang diduga dilakukan oleh suami Dini, pria berinisial DBM.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Senin sore, kediaman keluarga DH berada di pemukiman padat area pelosok perbukitan dengan akses gang kecil.

Untuk mencapai kampung halaman korban dari Jalan Raya Puncak, akses jalan hanya bisa dilalui melalui jembatan gantung kecil yang muat satu lajur sepeda motor serta melintasi jalanan terjal.

Di ruang tengah rumah yang sudah digelar karpet untuk para tamu, tampak anggota keluarga berkumpul dengan mata berlinang air mata. Isak tangis dan rasa cemas menyelimuti keluarga yang tengah menanti kejelasan nasib DH dan AG.

Beberapa anggota keluarga korban telah bertolak ke Jawa Timur guna mengawal penanganan kasus yang ditangani oleh Kepolisian di Kota Madiun.

“Masih tunggu kabar dari sana (Madiun),” kata Saepulloh saat ditemui di kediaman keluarga korban, Senin (26/10/2026) sore.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *