JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA – Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Imam Syafi’i, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lebih selektif dalam mengalokasikan anggaran jaminan sosial ketenagakerjaan pada

SURABAYA – Stay.vie Living memperluas bisnis hunian bersama atau coliving di Surabaya Timur dengan membuka dua outlet baru, Christié Maison di Dharmahusada dan Hanne Maison di Bhaskara Tengah. Kedua hunian tersebut menyasar mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR), dengan konsep hunian terpisah bagi perempuan dan laki-laki.

Ekspansi ini menambah jaringan Stay.vie Living menjadi 12 outlet sejak perusahaan memulai operasional melalui Pantai Mentari Peak pada 2021.

Pemilik sekaligus CEO Stay.vie Living, Octavianus Stevie Lianto, mengatakan pembukaan dua outlet baru tersebut merupakan respons terhadap permintaan hunian premium di sekitar kawasan kampus.

“Permintaan hunian premium dari mahasiswa ITS dan UNAIR terus datang. Karena itu kami membuka dua outlet baru, dan setiap outlet harus bisa dipertanggungjawabkan kepada penghuni dan orang tuanya,” ujar Stevie dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Menurut dia, kebutuhan tempat tinggal mahasiswa tidak hanya ditentukan oleh lokasi dan fasilitas kamar. Desain ruang, kenyamanan, privasi, serta kepastian aturan pengelolaan juga menjadi pertimbangan penting.

Christié Maison dan Hanne Maison dilengkapi sejumlah fasilitas bersama, antara lain ruang tamu, ruang makan, dapur, serta area cuci dan jemur. Fasilitas tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas sehari-hari penghuni tanpa mengurangi privasi di kamar masing-masing.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *