
Pemadaman kebakaran di Tempat Pemprosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, Jawa Timur. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Malang: Penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, Jawa Timur, masih berlangsung hingga hari ketujuh pada Selasa, 27 Oktober 2026. Meski pemadaman telah dilakukan selama sepekan, petugas masih menemukan titik api baru di sejumlah area.
Selain titik api, titik panas atau hot spot juga masih ditemukan di berbagai bagian tumpukan sampah. Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Malang, Pandu Rizki Darmawan, mengatakan kemunculan titik api baru dipengaruhi kondisi cuaca, terutama hembusan angin.
“Titik api tetap masih ada, namun titik baru muncul manakala ada hembusan angin kencang. Ketika kondisi angin mereda, titik api tidak muncul. Tapi demikian, titik panas masih mendominasi berbagai area di TPA Supit Urang,” kata Pandu, Selasa, 27 Oktober 2026.
Tim gabungan terus melakukan pemadaman dan pembasahan secara intensif di area terdampak. Menurut Pandu, langkah tersebut ditujukan untuk menjangkau titik panas yang berada di bagian dalam tumpukan sampah. Untuk menjangkau sumber panas di bawah permukaan, petugas menggunakan metode injeksi air langsung ke bagian dalam tumpukan.
“Kami lakukan penyuntikan air langsung ke bawah permukaan tanah, dengan sistem injeksi untuk menjangkau api di tumpukan dalam,” tambah Pandu.
Petugas juga mengurai tumpukan sampah menggunakan ekskavator dan secara manual. Metode manual diterapkan di lokasi tertentu yang tidak memungkinkan dijangkau alat berat karena berisiko membahayakan petugas.
“Kenapa dilakukan penguraian secara manual, karena di beberapa area di titik-titik tertentu tidak memungkinkan menggunakan ekskavator. Jika dipaksakan menggunakan ekskavator, maka akan sangat membahayakan petugas,” kata Pandu.

Kebakaran hebat yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang, Jawa Timur. Metrotvnews.com/Daviq Umar Al Faruq
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber