
LAHATPOS.CO – Kerajaan Kediri merupakan salah satu kerajaan Hindu yang berpengaruh dalam sejarah Jawa Timur. Kerajaan ini juga dikenal dengan nama Panjalu dalam sejumlah sumber sejarah dan berkembang setelah pembagian wilayah kekuasaan Airlangga pada abad ke-11.
Pembagian kerajaan tersebut berkaitan dengan munculnya Panjalu dan Janggala. Dalam perkembangan berikutnya, Panjalu berhasil menguasai wilayah yang lebih luas dan kemudian dikenal sebagai Kerajaan Kediri.
Kerajaan Kediri berkembang di wilayah yang memiliki hubungan dengan aliran Sungai Brantas. Letak geografis tersebut mendukung kegiatan pertanian serta hubungan perdagangan dengan wilayah lain.
Kediri menjadi salah satu kerajaan penting di Jawa Timur sebelum kemunculan Singasari. Informasi mengenai pemerintahannya diperoleh dari sejumlah prasasti dan karya sastra, meskipun rincian sejarah dari berbagai sumber tidak selalu sama.
Salah satu raja yang paling dikenal adalah Jayabaya, yang pemerintahannya umumnya ditempatkan pada abad ke-12. Masa ini sering dikaitkan dengan perkembangan politik dan kebudayaan Kediri.
Jayabaya juga dikenal dalam tradisi sastra Jawa melalui berbagai cerita dan ramalan yang dikaitkan dengannya. Namun, cerita yang berkembang dalam tradisi masyarakat perlu dibedakan dari bukti sejarah yang dapat diperiksa melalui prasasti maupun naskah kuno.
Karena itu, pembahasan tentang Jayabaya sebaiknya tidak hanya berfokus pada kisah populer, tetapi juga memperhatikan konteks politik dan kebudayaan pada masa pemerintahannya.
Kerajaan Kediri memiliki hubungan erat dengan perkembangan sastra Jawa Kuno. Salah satu karya yang terkenal adalah Kakawin Bharatayuddha, yang digubah oleh Mpu Sedah dan dilanjutkan oleh Mpu Panuluh.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber