/data/photo/2026/10/28/6ae12e658a094.jpg)
SURABAYA, KOMPAS.com – Polisi mengungkap bahwa DBM (40), terduga pelaku pembunuhan ibu dan anak di Madiun, Jawa Timur, memiliki pekerjaan bergaji tinggi bahkan dengan kurs dollar.
Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaidi Jumhur mengatakan bahwa DBM merupakan lulusan D3 salah satu universitas ternama di Bandung, Jawa Barat.
“Jadi dia kerjanya survei (pemetaan) kalau ada perusahaan. Rata-rata perusahaan asing klien dia. Biasanya, tiga bulan sebelum pembangunan dia survei tanahnya,” kata Jumhur kepada Kompas.com, Rabu Kamis (29/10/2026).
Dari informasi yang dihimpun, pelaku juga merupakan lulusan sekolah menengah atas (SMA) favorit di Madiun.
“Terus gajinya dollar. Saya tanya itu gajinya per hari Rp 9 juta bisa. Dia punya aset rumah, biasa,” jelasnya.
Sehingga, menurut dia, tidak heran jika berdasarkan hasil asesmen psikologi yang telah dilakukan, terduga pelaku memiliki kecerdasan atau IQ tinggi atau superior.
“Kalau saya lihat kemarin hasil psikis juga orangnya tenang, cerdas, dia tertib. Dia mungkin kali ini baru menghadapi yang ruwet gitu ya,” pungkasnya.
Sebagai informasi, DBM membunuh secara sadis istri sirinya, DH (30) dan anaknya AGF (4) secara terencana di sebuah hotel pada 20 September lalu.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber