
KabarBaik.co, Jombang – Hujan mulai membasahi 21 kecamatan di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, setelah wilayah tersebut dilanda cuaca panas selama hampir sebulan.
Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang menegaskan hujan yang turun belum menjadi penanda resmi masuknya musim hujan.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), hujan ringan hingga sedang terpantau di 21 kecamatan di Jombang pada Selasa (27/10). Hujan tersebut mulai dirasakan warga sejak Senin (26/10).
Kepala Pelaksana BPBD Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas, mengatakan pihaknya masih menunggu rilis resmi BMKG untuk memastikan perkembangan musim di wilayah setempat.
“Jadi dapat saya jelaskan bahwa untuk rilis BMKG sampai dengan hari ini belum keluar berkaitan dengan musim penghujan. Namun, kemarin sudah ditandai hujan, itu adalah hasil rekayasa cuaca pemerintah provinsi dalam rangka mengantisipasi karhutla,” ujar Wiku, Kamis (29/10).
Wiku menjelaskan, hujan yang turun di sejumlah wilayah tersebut berkaitan dengan upaya rekayasa cuaca yang dilakukan pemerintah provinsi untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah itu dilakukan menyusul kebakaran di sejumlah kawasan, termasuk Gunung Bromo, Gunung Arjuno, serta tempat pembuangan akhir (TPA) di wilayah Malang.
Menurut Wiku, rekayasa cuaca tersebut bertujuan memicu turunnya hujan agar kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sehingga tidak semakin meluas.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber