BINTANGTENGGARA – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi menegaskan komitmennya dalam menjaga keselamatan aktivitas kebaharian melalui sinergi lintas instansi. Langkah ini ditunjukkan lewat partisipasi aktif Kantor SAR Banyuwangi dalam Kampanye Keselamatan Pelayaran Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur di Pantai Bangsring (Bangsring Underwater), Kabupaten Banyuwangi, Kamis (29/10/2026).

Fokus utama dalam agenda ini ditujukan pada edukasi dan peningkatkan kesadaran para pelaku pelayaran kapal penumpang tradisional (Pelra) serta operator kapal wisata, mengingat kawasan perairan Banyuwangi yang kian berkembang pesat sebagai destinasi wisata bahari unggulan.

Kepala Seksi Sumber Daya Kantor SAR Banyuwangi, Farid Kurniadi, S.T., hadir mewakili instansi guna mendukung penguatan koordinasi penanggulangan darurat di wilayah perairan. Menurut Farid, mitigasi risiko di laut membutuhkan kolaborasi dari seluruh stakeholder.

“Pemahaman terhadap kondisi cuaca, kelengkapan alat keselamatan, serta koordinasi yang baik antarinstansi merupakan faktor penting dalam meminimalkan risiko kecelakaan di laut. Melalui kegiatan ini, kami berharap kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pelayaran semakin meningkat dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat di perairan dapat terus diperkuat,” ujar Farid.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kesiapsiagaan darurat masyarakat dan pelaku usaha pariwisata laut menjadi kunci mendasar agar risiko bencana maupun musibah dapat ditekan sekecil mungkin.

Rangkaian kampanye keselamatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi dan Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur. Sebagai bentuk nyata aksi preventif, acara dilanjutkan dengan penyerahan bantuan alat keselamatan berupa ring buoy (pelampung penolong) dan life jacket (jaket penolong) secara simbolis kepada para perwakilan pelaku transportasi laut.

Tak hanya itu, para peserta yang terdiri dari pengelola kapal wisata dan kapal tradisional mendapatkan pembekalan. Diantaranya mengenai keselamatan pelayaran dan kapal penumpang angkutan laut tradisional (Pelra) maupun kapal wisata, pengetahuan praktis mengenai pengaruh iklim dan cuaca terhadap aktivitas pelayaran, serta upaya koordinasi dan penyelamatan dalam menghadapi musibah kecelakaan kapal di laut.

Melalui giat edukasi dan sinergi berkesinambungan ini, Kantor SAR Banyuwangi berharap kesadaran kolektif masyarakat maritime terus meningkat. Dengan terwujudnya standar pelayaran yang aman, amanat perlindungan wisatawan maupun masyarakat perairan Banyuwangi dapat optimal tercapai. (Oki)

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *