Pamekasan (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia (PMI) Pamekasan, terus mengintensifkan operasi kemanusiaan untuk membantu masyarakat terdampak kekeringan akibat fenomena El Nino 2026. Bahkan per 31 Oktober 2026, tercatat sebanyak 1.300.000 liter air bersih didistribusikan bagi 54.570 warga terdampak kekeringan.

“Terhitung sejak akhir Juli 2026 hingga 31 Oktober 2026, total air bersih yang didistribusikan sebanyak 1,3 juta liter dan menjangkau sebanyak 54.570 warga terdampak kekeringan di 29 desa berbeda di Pamekasan,” kata Ketua PMI Pamekasan, Sigit Priyono, melalui Sekretaris Hairul Saleh, Sabtu (31/10/2026).

Pendistribusian tersebut menjadi salah satu bentuk pelayanan kemanusiaan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, terutama ketika ketersediaan air bersih mengalami keterbatasan akibat musim kemarau berkepanjangan.

“Kondisi ini menuntut upaya penanganan yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan air minum, tetapi juga kebutuhan rumah tangga dan kebersihan lingkungan masyarakat terdampak,” ungkapnya.

Pihaknya menilai kondisi kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah Pamekasan membuat kebutuhan air bersih meningkat. Warga yang selama ini mengandalkan sumber air setempat menghadapi keterbatasan air, sehingga distribusi air bersih menjadi salah satu langkah penting untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Melalui operasi kemanusiaan ini terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah wilayah yang membutuhkan bantuan air bersih. Penyaluran bantuan dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat dan perkembangan kondisi kekeringan di lapangan,” ungkapnya.

Dengan jumlah penerima manfaat yang telah mencapai puluhan ribu jiwa, operasi distribusi air bersih PMI Pamekasan menjadi salah satu bentuk nyata respons kemanusiaan dalam membantu masyarakat menghadapi dampak kekeringan yang melanda wilayah Pamekasan.

“Oleh karena itu, kami akan terus berupaya memastikan air bersih tetap tersedia bagi masyarakat terdampak kekeringan, terutama di daerah yang mengalami keterbatasan sumber air selama musim kemarau tahun ini,” tegasnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *