

RADAR BANYUWANGI – Banyuwangi bukan sekadar kota persinggahan bagi Slank. Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa itu menyimpan kenangan panjang bagi band legendaris Indonesia tersebut. Salah satunya menjadi tempat lahirnya lagu Kirim Aku Bunga, karya yang diciptakan Bimbim bersama personel Slank pada 1992 dan dirilis setahun kemudian. Kenangan itulah yang kembali mengemuka saat Slank menyapa ribuan penggemarnya dalam konser di Banyuwangi, Sabtu malam (1/11).
Di balik kemeriahan konser yang dihadiri ribuan Slankers dari berbagai daerah, ada cerita personal yang membuat kunjungan kali ini terasa istimewa. Banyuwangi ternyata menyimpan banyak potongan perjalanan musik sekaligus kenangan emosional bagi para personel Slank, terutama sang drummer sekaligus pentolan band, Bimbim.
Cerita tersebut terungkap saat Bimbim bersama Kaka (vokalis) dan Ivanka (basis) bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Bandara Banyuwangi, Sabtu (31/10). Sementara itu, dua gitaris Slank, Abdee dan Ridho, menyusul dalam rombongan.
“Selamat datang kembali di Banyuwangi. Selamat menikmati keindahan Banyuwangi,” kata Bupati Ipuk saat menyambut kedatangan mereka.
Dalam perbincangan santai tersebut, Bimbim mengungkapkan bahwa Slank sudah beberapa kali menggelar konser di Banyuwangi. Namun, kunjungan kali ini sekaligus membangkitkan ingatannya tentang perubahan besar yang terjadi di daerah berjuluk The Sunrise of Java tersebut.
Bimbim mengaku masih mengingat kondisi Banyuwangi ketika pertama kali dikunjunginya pada 1992. Saat itu, fasilitas penginapan masih sangat terbatas. Berbeda jauh dengan sekarang, ketika hotel-hotel bagus semakin mudah ditemukan di berbagai sudut kota.
“Banyuwangi sudah berubah banget ya. Dulu cuma ada satu, sekarang di mana-mana ada hotel bagus-bagus,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber