Lumajang (beritajatim.com) – Banjir lahar Gunung Semeru yang menerjang aliran Sungai Regoyo menyebabkan warga Dusun Sumberlangsep di Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, terisolir.

Kondisi tersebut menyebabkan sebanyak 45 siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri Jugosari 3 yang berasal dari Dusun Sumberlangsep, tidak berangkat sekolah pada, Senin (2/11/2026).

Sekolah tersebut juga tampak sepi dan tidak dihadiri siswa lantaran hujan deras mengguyur wilayah setempat sejak, Minggu (1/11/2026) malam.

Kepala SDN Jugosari 3 Khotimah mengatakan, sebanyak 96 siswa di sekolahnya tidak masuk lantaran hujan deras masih terjadi.

Hujan deras yang menyebabkan banjir lahar juga mengakibatkan sekitar 45 siswa dari Dusun Sumberlangsep tidak bisa berangkat lantaran terisolasi.

“Diawali tadi malam ya, lewat info kita ketahui bahwa amaknya sampai 65, kemudian hari ini hujan lebat nggak berhenti. Yayasan tetap jalan, tapi nggak ada murid,” ucap Khotimah di Lumajang, Senin (2/11/2026).

Menurutnya, pihaknya telah mengganti proses pembelajaran menjadi daring sebagai bentuk keringanan.

Keputusan itu diambil sebagai pertimbangan dari sekolah untuk memprioritaskan keselamatan para siswa.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *