:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/Bagus-Pembunuh-Keji-Madiun-Ternyata-Insinyur-Istri-Sah-Bicara-Soal-Pengkhianatan-dan-Nikah-Siri.jpg)
SURYAMALANG.COM, MADIUN – Kasus pembunuhan sadis yang dilakukan oleh Dwi Bagus Martono (40) di Kota Madiun, Jawa Timur kini diwarnai pengakuan mengejutkan dari sang istri sah, Martha Amalia Iflahah (34).
Di balik tabir kriminalitas tersebut, Martha membeberkan suaminya merupakan seorang freelance engineer berstandar internasional yang kerap menghabiskan waktu lama di luar negeri untuk urusan proyek.
Tak hanya mengungkap mobilitas tinggi sang suami, Martha juga secara terbuka mencurahkan isi hatinya mengenai pengkhianatan pahit setelah mengetahui suaminya melakukan pernikahan siri dengan wanita lain.
Sebelum menjadi pekerja lepas atau freelance engineer, Bagus bekerja sebagai engineer atau insinyur di salah satu perusahaan swasta di Jakarta serta perusahaan yang bergerak di bidang jasa servis minyak lepas pantai (offshore).
Keputusan tersebut membuat cakupan pekerjaannya semakin luas, bahkan hingga ke sejumlah negara.
“Jadi dia tidak sebatas bekerja di Indonesia saja, tapi di beberapa perairan luar negeri. Nah, saat menjadi freelance itu dia pertama bekerja di Aberdeen, Inggris (Britania Raya – Skotlandia). Kemudian lanjut di beberapa negara,” kata Martha di Hotel Mercure, Jalan H Agus Salim, Kelurahan Nambangan Lor, Kecamatan Manguharjo, Kota Madiun, Senin (2/11/2026).
Martha menjelaskan, pola kerja suaminya sebagai pekerja lepas sangat bergantung pada proyek yang didapatkan.
Setiap pekerjaan memiliki durasi kontrak berbeda, sesuai kesepakatan dengan agen atau perusahaan yang menggunakan jasanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber