Madiun (ANTARA) – Pemerintah Kota Madiun, Jawa Timur membagikan bantuan seragam sekolah gratis sekaligus ongkos jahit sebanyak 5.368 setelan untuk siswa sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di wilayah setempat guna memajukan sektor pendidikan.

“Targetnya tujuh hari kain seragam sekaligus ongkos jahitnya terdistribusi. Untuk ongkos jahit, karena keuangan maka proses transfer ke rekening orang tua membutuhkan waktu sekitar tujuh hari,” ujar Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun saat pendistribusian simbolis bantuan kain seragam di halaman SMP Negeri 3 Kota Madiun, Senin.

Menurut dia, program bantuan seragam gratis tersebut telah berlangsung sejak beberapa tahun terakhir di Kota Madiun. Hal itu sebagai upaya Pemkot Madiun memajukan dunia pendidikan setempat.

Adapun bantuan itu diperuntukkan bagi siswa kelas I SD negeri dan swasta serta kelas VII SMP negeri dan swasta. Siswa mendapatkan dua setel seragam. Untuk SD mendapatkan kain seragam merah-putih dan pramuka. Sedangkan, SMP mendapatkan kain seragam putih-biru dan pramuka.

Selain membantu pendidikan, program ini juga berdampak pada perekonomian lokal, karena semua kain seragam dijahitkan ke penjahit lokal di Kota Madiun agar ekonomi masyarakat tetap bergerak.

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Madiun, dari 5.368 setelan seragam tersebut rinciannya sebanyak 2.242 setel untuk siswa SD dan 3.126 setel untuk siswa SMP.

Sementara itu, bantuan ongkos jahit diberikan kepada 4.393 siswa sekolah negeri. Jumlah tersebut terdiri dari 1.651 siswa SD negeri dan 2.742 siswa SMP negeri. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp1,317 miliar.

“Perbedaan jumlah penerima seragam dan bantuan ongkos jahit disebabkan ongkos jahit hanya diberikan pada siswa SD dan SMP negeri. Sementara siswa SD dan SMP swasta hanya peroleh bantuan kain seragam, namun ongkos jahit seragam menjadi tanggungan orang tua masing-masing,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *