JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA – DPRD Kota Surabaya mendorong keberlanjutan program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dengan meningkatkan sasaran perbaikan rumah warga pada 2027. Sebanyak 2.250 unit

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menargetkan lima rumah pompa baru di sejumlah kawasan mulai beroperasi pada 1 Desember 2026. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mempercepat aliran air sekaligus menekan potensi genangan saat musim penghujan.

Lima rumah pompa tersebut dibangun di kawasan Jalan Nginden Intan Timur, Panjang Jiwo, Dharmahusada, Tambak Segaran, dan Tanjungsari.

Namun, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, mengingatkan agar pembangunan dan penyelesaian seluruh rumah pompa tidak meleset dari jadwal yang telah ditetapkan. Sebab, proyek tersebut telah masuk dalam perencanaan dan penganggaran APBD 2026 berdasarkan kajian serta Surabaya Trinit Master Plan (STMP).

“Semua yang sudah dianggarkan pada 2026 itu berdasarkan kajian dan STMP. Dalam master plan memang harus dibangun rumah pompa. Itu juga sudah kita gedok dan sepakati, sehingga harus diselesaikan pada 2026 sesuai timeline-nya,” tegas Aning di Surabaya, Senin (2/11/2026).

Politisi PKS tersebut tidak ingin persoalan pembangunan rumah pompa yang belum tuntas hingga musim hujan kembali terulang seperti kejadian pada 2025. Saat itu, sejumlah infrastruktur pengendali banjir belum berfungsi optimal karena pekerjaan belum selesai.

“Jangan sampai peristiwa di tempat lain pada 2025 terulang. Rumah pompa dibangun tetapi belum selesai, sehingga banjir masih terjadi, bahkan bisa lebih besar karena rumah pompa belum berfungsi. Kami khawatir hal seperti ini kembali terjadi pada 2026,” ujarnya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *