SURYA.co.id, JOMBANG – Petani di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menikmati kenaikan harga gabah menjelang peralihan musim kemarau ke musim penghujan.

Harga gabah kering sawah di tingkat petani kini mencapai Rp7.800 hingga Rp7.900 per kilogram, mendekati angka Rp8.000 per kilogram.

Kenaikan tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi petani karena nilai jual hasil panen kali ini dinilai lebih menguntungkan dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Sejumlah daerah sentra produksi beras di Jawa Timur juga mengalami kondisi serupa, dengan Kabupaten Tuban mencatat harga tertinggi hingga Rp8.600 per kilogram.

Ketua Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Jombang, M Soleh, mengatakan harga gabah di sejumlah daerah saat ini memang sedang berada pada level tinggi.

“Di Ngawi, Caruban, dan Jombang kisarannya segitu (tinggi). Bahkan di Tuban, harganya sudah tembus sampai Rp8.600 per kilogram,” ucap M. Soleh kepada SURYA.co.id, Selasa (3/11/2026).

Berdasarkan kondisi transaksi di lapangan, pengusaha penggilingan padi membeli gabah kering sawah di wilayah Jombang dan sekitarnya dengan harga sekitar Rp8.200 per kilogram.

Sementara itu, harga yang diterima langsung oleh petani berkisar Rp7.800 hingga Rp7.900 per kilogram.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *