Jombang, blok-a.com – Petirtaan kuno Sumberbeji yang berada di Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, memiliki keistimewaan tersendiri. Situs peninggalan sejarah tersebut hingga kini menjadi satu-satunya cagar budaya di Kabupaten Jombang yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional.

Peneliti sekaligus anggota Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Jombang, Nona Nur Madina, mengatakan Petirtaan Sumberbeji telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam bentuk struktur.

“Petirtaan ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam bentuk struktur,” kata Nona Nur Madina, Selasa (2/11).

Menurutnya, sebagaimana fungsi petirtaan pada masa kerajaan Hindu-Buddha, Sumberbeji dahulu digunakan sebagai tempat menyucikan diri, baik secara fisik maupun spiritual.

Nona menjelaskan, salah satu keistimewaan Petirtaan Sumberbeji terletak pada sistem tata kelola air yang sangat baik. Hingga saat ini, debit air di situs tersebut masih cukup tinggi dan sumber mata airnya tetap terjaga.

“Bagaimana airnya bisa sederas itu, karena ada mata air yang masih terjaga kelestariannya, yang menghasilkan air yang akhirnya keluar dari Sumberbeji ini,” ujarnya.

Menariknya, Petirtaan Sumberbeji tidak berada di kawasan hutan maupun pegunungan, melainkan di wilayah dataran rendah. Namun, kondisi tersebut tidak mengurangi kualitas sumber air yang dimilikinya.

Hal ini berbeda dengan sejumlah petirtaan yang berada di kawasan pegunungan dan umumnya memanfaatkan mata air dari lingkungan pegunungan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *