
BOJONEGORO, JurnalPost.com – Berawal dari usaha berjualan sayuran, seorang pedagang di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, berhasil membuktikan bahwa kerja keras dan ketekunan dapat membuka jalan menuju kehidupan keluarga yang lebih baik. Perempuan yang akrab disapa Mbak Is itu mampu memperoleh omzet kotor sekitar Rp10 juta dari usahanya, sekaligus membiayai pendidikan anak hingga kuliah di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Bagi Mbak Is, berdagang sayuran bukan sekadar aktivitas mencari penghasilan. Usaha yang dijalaninya menjadi tumpuan ekonomi keluarga sekaligus jalan untuk mewujudkan harapan agar anaknya memperoleh pendidikan tinggi.
Setiap hari, ia menjalani rutinitas berjualan dan melayani kebutuhan pelanggan. Di tengah persaingan usaha serta perubahan harga bahan pangan, Mbak Is terus berupaya menjaga keberlangsungan usahanya.
“Alhamdulillah, dari jualan sayuran ini bisa membantu kebutuhan keluarga. Bahkan, anak saya bisa kuliah di ITS dari hasil usaha ini,” ungkap Mbak Is.
Keberhasilan membiayai pendidikan anak hingga perguruan tinggi menjadi salah satu pencapaian yang paling membanggakan bagi Mbak Is.
Ia menyadari bahwa biaya pendidikan membutuhkan perencanaan keuangan yang matang. Karena itu, hasil berdagang tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga dialokasikan untuk kepentingan keluarga dan pendidikan anak.
Usaha perdagangan sayuran yang ditekuninya mampu menghasilkan omzet kotor sekitar Rp10 juta. Meski demikian, jumlah tersebut bukan sepenuhnya keuntungan bersih karena masih harus diperhitungkan dengan modal pembelian barang dagangan dan berbagai kebutuhan operasional.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber