JAKARTA (Kabarjawatimur) – Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, mengapresiasi langkah Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan dalam memperkuat ketahanan pangan nasional

SURABAYA – Komisi D DPRD Kota Surabaya bersama Dinas Pendidikan (Dispendik) menyepakati alokasi anggaran sebesar Rp7,9 miliar untuk program beasiswa Bopda Santri dalam pembahasan

SURABAYA – Penanganan banjir di Kota Surabaya masih membutuhkan kerja ekstra. Meski pembangunan infrastruktur drainase terus berjalan, sebanyak 124 titik banjir masih masuk dalam daftar sasaran penanganan pada 2027. Komisi C DPRD Surabaya pun meminta pemerintah kota mempercepat pekerjaan agar persoalan genangan tidak terus berulang, terutama saat memasuki puncak musim hujan.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa percepatan pembangunan saluran dan pembenahan sistem drainase harus menjadi perhatian serius. Menurutnya, upaya mengurangi banjir tidak cukup hanya dengan membangun saluran, tetapi juga memastikan seluruh jaringan terhubung dan berfungsi optimal.

Eri mengungkapkan, berdasarkan pemetaan bersama Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM), terdapat 46 titik banjir yang ditargetkan rampung sepanjang 2026. Sedangkan 124 titik lainnya dijadwalkan masuk penanganan pada 2027.

“Sampai dengan saat ini masih ada 124 titik banjir yang menjadi target penanganan pada 2027 dengan anggaran pengendalian banjir sekitar Rp1 triliun pada 2026,” kata Eri saat dikonfirmasi di Surabaya, Rabu (4/11/2026).

Ia menjelaskan, pembangunan saluran sepanjang lebih dari 51 kilometer selama 2026 menjadi salah satu upaya mengintegrasikan drainase di kawasan permukiman dengan saluran perkotaan.

Keterhubungan tersebut dinilai penting agar air dari lingkungan perkampungan dapat mengalir menuju saluran utama tanpa terhambat. Karena itu, normalisasi drainase dan penyelesaian infrastruktur pendukung harus berjalan beriringan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *