BOGOR, KOMPAS.com – Jenazah DH (30) dan anaknya, AGF (4), korban dugaan pembunuhan di Madiun, Jawa Timur, tiba di rumah duka di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/11/2026) dini hari. Keluarga dan kerabat menyambut kedatangan keduanya dengan isak tangis.

Pantauan Kompas.com, peti jenazah tiba sekitar pukul 03.23 WIB. Keduanya dibawa dengan ambulans RS Bhayangkara Surabaya. Warga yang berjaga sejak sore di gang sempit menuju rumah duka langsung menyambut ambulans berwarna hijau itu. Suasana haru pun tampak menyelimuti kedatangan jenazah.

Jenazah terlihat dibawa dalam dua peti berwarna putih. Sejumlah anggota keluarga yang sudah menunggu langsung mengangkat peti itu ke dalam rumah.

Suasana haru pecah saat dua peti itu diletakkan berdampingan di ruang tengah rumah. Sejumlah anggota keluarga tampak bersimpuh menangis histeris memeluk peti jenazah.

Tangis keluarga kembali terdengar saat kedua foto almarhum diletakkan di atas peti. Kerabat yang hadir juga terlihat mendampingi keluarga korban.

Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Sukakarya, Kecamatan Megamendung, Hasan Sukandi, mengatakan pemerintah desa dan warga turut berduka atas meninggalnya DH (30) dan anaknya, AGF (4).

“Saya sebagai pemerintah Desa Sukakarya, atas nama warga Desa Sukakarya, sangat berduka atas meninggalnya warga kami,” kata Hasan saat ditemui di rumah duka, Kamis dini hari.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *