:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mpm-honda-jatim-mendorong-kemandirian-usaha-bengkel-difabel-di-Jawa-Timur.jpg)
SURYA.co.id, SURABAYA – Kemandirian ekonomi penyandang disabilitas terus menjadi perhatian PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim).
Melalui program pemberdayaan bengkel difabel, perusahaan tidak hanya memberikan bantuan peralatan dan modal usaha, tetapi juga memperkuat keterampilan teknis serta pendampingan agar usaha para penyandang disabilitas dapat berkembang secara berkelanjutan.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program MPM Berbagi dengan menyalurkan bantuan pengembangan usaha kepada empat bengkel difabel di Jawa Timur pada 2026.
Empat bengkel penerima bantuan tersebut meliputi Bengkel Angga Disabilitas Inspiratif dan Bengkel Las Kholis Mandiri di Kabupaten Blitar, Bengkel Inspirasi Rudi di Kota Madiun, serta Bengkel Uber Motor di Kabupaten Pasuruan.
Bantuan diberikan berdasarkan kebutuhan masing-masing bengkel. Bentuknya mencakup peralatan operasional, perlengkapan kerja, hingga tambahan suku cadang untuk menunjang pelayanan kepada konsumen.
MPM Honda Jatim menilai pemberdayaan usaha penyandang disabilitas membutuhkan pendekatan berkelanjutan.
Perusahaan juga menggandeng Disabilitas Motorcycle Indonesia (DMI) untuk menghadirkan pelatihan keterampilan teknis. Kegiatan ini melibatkan Astra Honda Authorized Service Station (AHASS) serta SMK Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM) binaan MPM Honda Jatim.
Melalui pelatihan tersebut, para pemilik bengkel diharapkan mampu meningkatkan kompetensi teknis, menjaga kualitas hasil pekerjaan, serta memberikan pelayanan yang semakin profesional kepada konsumen.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber