RADAR BANYUWANGI – Banyuwangi tak hanya punya pantai eksotis dan destinasi wisata alam. Kabupaten di ujung timur Jawa Timur ini juga menyimpan kekayaan kuliner yang menarik untuk dijelajahi. Bahkan, sejumlah makanan khasnya menawarkan perpaduan rasa dan bahan yang sulit ditemukan di daerah lain.

Salah satu yang paling populer adalah sego tempong. Seporsi nasi dengan sayuran rebus, tahu, tempe, serta lauk pilihan ini makin nikmat berkat sambal mentah bercita rasa pedas menyengat. Nama tempong dalam bahasa Osing menggambarkan sensasi pedas seperti tamparan.

Ada pula rujak soto. Kuliner ini memadukan rujak sayur berbumbu kacang dengan kuah soto gurih. Perpaduannya terdengar tak biasa, tetapi justru menjadi daya tarik tersendiri.

Bagi yang ingin mencicipi warisan kuliner masyarakat Osing, pecel pitik layak masuk daftar. Ayam kampung yang disuwir dicampur kelapa parut dan rempah ini juga memiliki nilai tradisi dalam kehidupan masyarakat setempat.

Pilihan lainnya adalah ayam kesrut atau uyah asem dengan kuah pedas-asam yang menyegarkan. Ada pula botok tawon, olahan sarang lebah dan larva berbumbu rempah yang dikukus dalam daun pisang.

Untuk buah tangan, wisatawan bisa membawa bagiak. Kue berbahan tepung sagu ini memiliki tekstur renyah dan tersedia dalam beragam rasa.

Enam kuliner tersebut membuktikan Banyuwangi punya pengalaman wisata yang tak berhenti pada panorama alam. Setiap sajian menyimpan cita rasa, tradisi, dan identitas lokal yang patut dikenalkan lebih luas.

FKUB Banyuwangi menemukan tumpukan sampah tiap 100-200 meter di Kedungrejo, Muncar. Camat dan DLH didesak segera mencari solusi.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *