Surabaya (beritajatim.com) – Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan langkah proaktif dengan mendatangi sekolah, kampus, kawasan perkampungan, hingga pondok pesantren untuk memberikan pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Program inovatif bertajuk “Pelayanan SIM Bersama Masyarakat” ini digelar untuk mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Galih Bayu Raditya, menjelaskan bahwa program ini merupakan implementasi nyata dari tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Melalui sistem jemput bola, kepolisian berupaya memberikan kemudahan akses bagi masyarakat yang ingin mengurus legalitas berkendaranya.

​Galih menambahkan, edukasi yang dilakukan secara langsung di institusi pendidikan sangat efektif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur, khususnya di Kota Surabaya.

“Kami terus berupaya agar tingkat kesadaran masyarakat terhadap aturan lalu lintas kian meningkat. Sehingga kedepan kita harap angka kecelakaan apalagi yang fatal bisa terus ditekan,” terangnya.

Sementara itu, Kanit Regident Polrestabes Surabaya, AKP Riza Aribowo, menyebutkan bahwa animo masyarakat, baik dari kalangan pelajar, mahasiswa, maupun warga sekitar sangat tinggi dalam memanfaatkan layanan SIM keliling ini.

“Sudah lima tempat yang kita datangi sejak 31 Oktober sampai hari ini. Mulai Kelurahan Jambangan, SMK 1 KAL Surabaya, MAN 1 Surabaya, Kampus C Unair dan Pondok Pesantren Hidayatullah,” terangnya.

​”Pemohon bisa langsung mendaftar registrasi, mengikuti uji psikologi dan kesehatan di tempat. Khusus untuk penerbitan baru SIM C, pemohon mengikuti uji teori melalui Eavis Mobile yang kemudian dilanjutkan dengan ujian praktik,” pungkasnya. [ang/ian]

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *