
Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur secara resmi ditetapkan sebagai bandara embarkasi dan debarkasi haji reguler untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.
Nantinya, Bandara Dhoho Kediri akan diproyeksi melayani sekitar 9.641 calon haji dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Melansir Antara, Maksin Arisandi Direktur PT Surya Dhoho Investama menyambut baik penetapan tersebut dan menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Haji dan Umrah atas kepercayaan yang diberikan kepada Bandara Internasional Dhoho Kediri.
“Alhamdulillah, penetapan ini merupakan milestone (tonggak pencapaian) penting bagi Bandara Dhoho. Kami melihatnya sebagai sebuah peluang sekaligus tanggung jawab besar untuk mempersiapkan layanan penerbangan haji dengan sebaik-baiknya,” kata Maksin, Jumat (6/11/2026).
Dia mengatakan pihaknya akan mempercepat persiapan operasional, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan guna memastikan kesiapan penyelenggaraan embarkasi dan debarkasi haji 2027.
Persiapan tersebut meliputi infrastruktur dan fasilitas bandara, pengaturan alur pergerakan calon haji, peningkatan kualitas pelayanan penumpang, serta pemenuhan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan.
PT Surya Dhoho Investama, kata dia, juga merencanakan simulasi operasional bersama Pemerintah Kabupaten Kediri untuk memastikan proses pelayanan dan pergerakan calon haji berjalan terintegrasi sesuai ketentuan.
Ia menambahkan penetapan Embarkasi Dhoho diharapkan mempermudah akses perjalanan ibadah haji bagi masyarakat Jawa Timur bagian selatan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber