SURYAMALANG.COM, KABUPATEN MALANG – Sebuah video menayangkan adegan dua orang tengah mencabut papan rambu tanda pemberhentian bus Trans Jatim di Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Jumat (6/11/2026).

Awalnya, ada satu orang yang menggoyang-goyang tiang rambu. Kemudian datang seorang lagi membantu. 

“Terima kasih informasinya. Saat ini sedang kami tindaklanjuti dengan Dishub Jatim  selaku yang punya kewenangan,” ujar Eko Margianto kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (6/11/2026).

Perusakan tersebut terjadi sepekan pasca Trans Jatim diresmikan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa.

Ada 15 unit bus yang disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. 14 bus beroperasi setiap hari, sedangkan satu bus merupakan cadangan.

Selama sepekan beroperasi, penumpang tidak dikenai tarif. Semua orang bisa naik dengan gratis.

Jalurnya dimulai dari Terminal Madyopuro menuju Terminal Hamid Rusdi, lalu ke Bululawang, Gondanglegi, menuju Terminal Talangagung di Kepanjen.

Jalur koridor 2 terintegrasi dengan koridor 1 di Terminal Hamid Rusdi. Perpindahan antar koridor tidak dikenakan tarif tambahan selama dilakukan dalam waktu kurang dari dua jam. 

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *