KOMPAS.com – Bandara Internasional Dhoho Kediri, Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai embarkasi dan debarkasi haji reguler untuk penyelenggaraan ibadah haji 1448 Hijriah/2027 Masehi.

Bandara ini diproyeksikan melayani 9.641 calon jemaah haji dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Penetapan tersebut menjadi bagian dari pengembangan layanan penerbangan haji di wilayah Jawa Timur bagian selatan.

PT Surya Dhoho Investama selaku pengelola bandara menyatakan akan mempercepat persiapan operasional untuk mendukung keberangkatan dan kepulangan jemaah haji 2027.

Direktur PT Surya Dhoho Investama, Maksin Arisandi, menyambut baik keputusan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) tersebut.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah kepada Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai salah satu bandara pelayanan haji reguler.

“Alhamdulillah, penetapan ini merupakan milestone (tonggak pencapaian) penting bagi Bandara Dhoho. Kami melihatnya sebagai sebuah peluang sekaligus tanggung jawab besar untuk mempersiapkan layanan penerbangan haji dengan sebaik-baiknya,” kata Maksin dalam keterangan di Kediri, Jumat.

Sebanyak 9.641 calon jemaah haji dijadwalkan menggunakan Embarkasi Dhoho untuk penyelenggaraan haji 2027. Jemaah tersebut berasal dari 15 kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *