Surabaya (beritajatim.com) Seorang pemuda berinisial FM (18) asal Pabean Cantikan tertangkap basah mencopet ponsel seorang penonton Parade Juang Surabaya asal Morokrembangan berinisial AS pada 1 November 2026 lalu.

Kapolsek Bubutan Kompol Sandi Putra mengatakan, peristiwa pencopetan itu terjadi pukul 15.30 WIB di sekitar Alun-Alun Contong. Saat itu salah satu penonton sedang melihat atraksi yang ada di Parade Juang Surabaya dengan mengenakan tas selempang.

“ada penonton kemudian merasa terdapat seseorang yang memegang tas selempangnya yang kebetulan posisinya di area belakang (punggung). Lalu tas selempang itu diamankanlah dipindah ke arah depan,” kata Sandi, Minggu (8/11/2026).

Penonton yang nyaris menjadi korban itu lalu melihat wajah FM. Ia sempat mengikuti FM karena curiga dengan gerak geriknya. Merasa aksinya gagal, FM menjauh.

“Pelaku lantas mencari korban lain. Sekitar 30 menit kemudian, penonton yang nyaris menjadi korban itu melihat pelaku mengambil ponsel SN. Seketika dia teriak maling,” jelasnya.

Sontak kumpulan penonton langsung menyadari keberadaan FM. MErasa aksinya ketahuan, ia berusaha kabur. Sayangnya usaha FM gagal dan ia tertangkap oleh masa.

“Pelaku lantas kami amankan bersama warga dan langsung diperiksa. Pengakuan pelaku FM ia beraksi bersama rekannya berinisial JK yang saat ini sedang kami kejar,” tutur Sandi.

Sementara itu, FM mengaku jika aksi pencopetan di acara Parade Bungan itu bukanlah aksi pertama. Ia sebelumnya pernah melakukan aksi serupa pada tahun 2024 saat acara konser di Tugu Pahlawan.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *