
Jakarta (ANTARA) – Pemerintah menggandeng PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) untuk mengoptimalkan jaringan gas bumi (jargas) rumah tangga di Gresik dan Sidoarjo, Jawa Timur, guna memperluas akses masyarakat terhadap gas bumi yang aman, andal dan berkelanjutan.
Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Agung Kuswardono mengatakan pembangunan jaringan gas bumi terus dilanjutkan seiring semakin terkoneksinya infrastruktur gas bumi nasional.
“Semakin banyak masyarakat yang terhubung dengan jaringan gas bumi maka semakin luas pemanfaatan energi domestik yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan,” kata Agung dalam keterangan resmi diterima di Jakarta, Selasa.
Hal tersebut disampaikan Agung dalam agenda kunjungan kerja Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman yang didampingi oleh Agung Kuswardono serta Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN Hery Murahmanta ke jaringan gas bumi di Gresik dan Sidoarjo, Jawa Timur, Senin (21/9).
Menurut dia, pengembangan jaringan gas bumi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan gas bumi domestik sekaligus mengurangi beban subsidi energi terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Pada 2025-2026, pemerintah sedang membangun sekitar 119.379 sambungan rumah (SR) jaringan gas bumi yang tersebar di 15 kabupaten/kota.
Dari jumlah tersebut, sekitar 7.000 SR masing-masing telah dibangun di Kabupaten Gresik dan Kabupaten Sidoarjo.
Pemerintah, lanjut Agung, mulai mempercepat pembangunan jaringan pada tahun ini dengan target mencapai 1 juta SR hingga 2028.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber