
jatimnow.com – Kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan influenza di Kabupaten Jember mengalami lonjakan dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan laporan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember, kenaikan kasus terpantau di sejumlah kecamatan pada pertengahan Agustus hingga pertengahan September 2026.
Dalam pemantauan selama empat pekan terakhir, tercatat 348 kasus ISPA dan 21 kasus influenza. Peningkatan kasus paling banyak terjadi dalam dua pekan terakhir.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih, mengatakan ISPA dan influenza dapat menyerang masyarakat dari berbagai kelompok usia.
Namun, kelompok balita menjadi yang paling banyak terjangkit berdasarkan data yang dihimpun.
“Penyebaran penyakit ini terjadi secara meluas dan dapat menjangkiti seluruh lapisan masyarakat dari beragam usia. Namun, anak balita sejauh ini menjadi kelompok terbanyak yang mengalami penularan,” kata dr. Rita, Selasa (22/9/2026).
Menurut dr. Rita, virus dan bakteri penyebab ISPA maupun influenza dapat menyebar dengan cepat, terutama di ruang publik.
“Penularan utamanya dipicu oleh lontaran cipratan air liur (droplet) ketika pasien yang terinfeksi sedang bersin atau batuk tanpa proteksi,” imbuhnya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber