
Pamekasan (beritajatim.com) – Sebanyak 50 Sekolah Dasar (SD) di Pamekasan, Madura, Jawa Timur, disiapkan menjadi Rintisan Sekolah Model. Program tersebut diarahkan untuk mendorong penerapan pembelajaran mendalam (deep learning), coding, digitalisasi, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence atau AI di lingkungan sekolah.
Program rintisan Sekolah Model tersebut dibentuk oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan sebagai bagian dari upaya mendukung implementasi kebijakan pemerintah di bidang pendidikan. Tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan murid, tapi program tersebut juga mencakup penguatan kapasitas guru serta kepemimpinan kepala sekolah.
Program Sekolah Model tersebut mengacu pada regulasi pemerintah yang berkaitan dengan pembelajaran mendalam, coding, dan kecerdasan buatan. Sementara Pamekasan mendapat program ini untuk dua jenjang pendidikan, yakni SD dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
“Ketika program ini program ini sudah diluncurkan oleh kementerian, pemerintah daerah harus memfasilitasi bagaimana Sekolah Model ini bisa terimplementasi dengan baik,” kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdikbud Pamekasan, Ridwan, Rabu (16/9/2026).
Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut, Disdikbud Pamekasan membentuk sekolah rintisan agar penerapan konsep Sekolah Model tidak terpusat pada satu sekolah. “Total terdapat sebanyak 50 SD ditetapkan sebagai sekolah rintisan yang tersebar di 13 kecamatan berbeda di Pamekasan,” ungkapnya.
Di Kecamatan Batumarmar, sekolah yang ditetapkan sebagai Rintisan Sekolah Model masing-masing SDN Ponjanan Timur 1, SDN Blaban 3, SDN Bangsereh 3, dan SDN Bujur Timur 3. Di Kecamatan Pasean terdapat tiga sekolah, yakni SDN Tlontoraja 1, SDN Batukerbuy 1, dan SDN Batukerbuy 2. Kecamatan Waru terdiri dari SDN Waru Barat 7, SDN Tampojung Tengah, dan SDN Waru Barat 1.
Sementara di Kecamatan Pegantenan, meliputi SDN Tebul Timur 2, SDN Pegantenan 1, SDN Plakpak 1, SDN Plakpak 5, dan SDI Al Mujtama’. Di Kecamatan Pakong terdapat SDN Cenlecen 1, SDN Pakong 2, dan SDN Somalang. Kecamatan Kadur terdapat SDN Kertagena Daja 1, SDN Kertagena Laok 2, dan SDN Sokalela.
Selanjutnya Kecamatan Galis, tiga sekolah ditetapkan sebagai rintisan, yakni SDN Ponteh 1, SDN Konang 2, dan SDN Polagan 2. Kecamatan Larangan meliputi SDN Negeri Peltong, SDN Larangan Loar 3, dan SDN Trasak 2. Sedangkan Kecamatan Pademawu terdapat SDN Murtajih 1, SDN Lawangan Daya 2, SD Katolik Santo Rademptus, SDIT Abfa, SDN Sumedangan 2, dan SDN Pademawu Barat 1.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber