Surabaya (ANTARA) – Universitas Surabaya (Ubaya) menyarankan masyarakat mulai mendeteksi faktor risiko demensia sejak usia 40 tahun untuk mengetahui risiko yang masih dapat dikelola sebelum memasuki usia lanjut.

“Lebih awal kita mengetahui, lebih awal, lebih banyak yang bisa kita lakukan,” kata Ketua Center for Aging Wellness (CAW) Ubaya dr Astrid Pratidina Susilo SpAn PhD dalam rangkaian Alzheimer Awareness Month 2026 di Rumah Sakit Ubaya, Sabtu.

Astrid mengatakan pemeriksaan faktor risiko demensia, seperti tekanan darah, gula darah, dan kolesterol sudah dapat dilakukan sejak usia 40 tahun, sedangkan pemeriksaan fungsi kognitif dapat dimulai ketika memasuki usia pra-lansia atau 45 tahun ke atas.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *