
Madura Raya (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur memperkuat transpormasi digital di sektor kesehatan melalui pemanfaatan Sistem Informasi Puskesmas (SIMPUS) yang terintegrasi dengan ekosistem SATUSEHAT rekam medis.
Integrasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin modern, cepat, terintegrasi dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui SIMPUS ini, data rekam medis pasien dapat dikelola secara elektronik dan dihubungkan dengan platform SATUSEHAT,” kata Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes-P2KB) Kabupaten Sumenep Ellya Fardasah di Sumenep, Jawa Timur, Sabtu.
Ia menjelaskan, sistem itu mendukung pertukaran informasi kesehatan secara digital sehingga informasi pelayanan pasien dapat terintegrasi antar fasilitas kesehatan sesuai dengan mekanisme dan standar yang berlaku.
Implementasi tersebut menjadi bagian dari penguatan ekosistem digital kesehatan di Kabupaten Sumenep, khususnya dalam mendukung pelayanan di tingkat puskesmas.
“Dengan integrasi ini, data kesehatan tidak lagi hanya tersimpan sebagai informasi di masing-masing fasilitas pelayanan, tetapi dapat menjadi bagian dari ekosistem informasi kesehatan yang lebih terhubung,” katanya.
Ellya Fardasah lebih lanjut menjelaskan, beberapa informasi pelayanan kesehatan yang menjadi bagian dari pengelolaan rekam medis elektronik antara lain, rekam medis elektronik (RME), diagnosis dan tindakan medis, riwayat obat dan alergi, dan hasil pemeriksaan laboratorium dan radiologi.
“Pemanfaatan data secara terintegrasi diharapkan dapat membantu tenaga kesehatan memperoleh informasi klinis yang lebih lengkap dalam mendukung pelayanan kepada pasien,” katanya.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber