Madiun (beritajatim.com) – Perjuangan warga RW 07 Lingkungan Punjul, Kelurahan Bangunsari, Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, menolak rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) berujung pada rasa syukur.

Sekitar 1.000an warga berkumpul di dekat lokasi yang sebelumnya direncanakan menjadi tempat pembangunan TPST untuk menggelar malam tasyakuran, Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bentuk ungkapan syukur sekaligus perayaan atas perjuangan warga yang selama ini bersama-sama mengawal penolakan rencana pembangunan TPST di lingkungan mereka.

Ketua Panitia Malam Tasyakuran, Hariyanto, mengatakan kegiatan digelar untuk mensyukuri hasil perjuangan warga sekaligus mempererat kebersamaan yang telah terbangun selama proses penolakan.

“Syukuran ini sebagai ungkapan kita telah menang, sukses menolak pembangunan TPST di lingkungan RW 07,” ujar Hariyanto saat ditemui di lokasi acara.

Menurut Hariyanto, seluruh biaya kegiatan berasal dari swadaya masyarakat. Warga secara sukarela menyumbangkan dana sesuai kemampuan masing-masing untuk menggelar kenduri dan berbagai kegiatan dalam malam tasyakuran tersebut.

Dalam acara tersebut, warga menyembelih tiga ekor kambing dan menyiapkan sekitar 200 porsi ayam panggang untuk disantap bersama.

Malam tasyakuran tidak hanya diikuti warga Lingkungan Punjul. Sejumlah warga dari wilayah sekitar, di antaranya Desa Banaran dan Desa Kradengan, juga turut hadir.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *