:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-DROPPING-AIR-Personel-Koramil-Sepuluberi-bantuan-air-bersih-pada-warga-bangkalan.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Bencana kekeringan hingga krisis air bersih akibat kemarau panjang di Kabupaten Bangkalan, Madura, menggugah hati personel Koramil Sepulu, Bangkalan.
Satu unit kendaraan tangki kapasitas 4.000 liter atau 4 ton air bersih dikirim untuk membantu warga Dusun Sabian, Desa Kelbung, Kecamatan Sepulu, Minggu (27/9/2026).
Selain Desa Kelbung, terdapat lima desa lainnya di Kecamatan Sepulu yang juga membutuhkan bantuan air bersih.
Sejumlah enam desa di Kecamatan Sepulu itu merupakan bagian dari total 44 desa terdampak kekeringan ekstrem tahun ini, berdasarkan data dari Bada Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangkalan.
Babinsa Desa Kelbung, Serda Andri Cahyono, mengungkapkan, pengiriman bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan menjadi barang yang semakin berharga di tengah bencana hari tanpa hujan yang melanda sejak Juni 2026 di Kabupaten Bangkalan.
“Kami ingin memastikan warga tidak merasa sendirian menghadapi bencana kekeringan dan krisis air akibat kondisi kemarau panjang ini,” tegas Andri, Minggu (27/9/2026).
Ia menjelaskan, pengiriman bantuan air bersih ini merupakan wujud empati sekaligus bukti nyata TNI tetap berada di tengah kesulitan masyarakat dalam upaya memenuhi berbagai kebutuhan rumah tangga.
“Bagi masyarakat yang sedang kesulitan air, bantuan seperti ini sangat berarti. Semoga bisa sedikit meringankan warga yang membutuhkan,” jelas Andri.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber