
REPUBLIKA.CO.ID, JEMBER – Pondok Pesantren Baitul Arqom Balung, Jember, Jawa Timur, memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan pendidikan Islam di kawasan Tapal Kuda.
Berdiri sejak 1959, pesantren yang didirikan KH Abdul Mu’id Sulaiman tersebut dikenal sebagai pesantren pertama di Indonesia yang didirikan oleh alumni Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor.
Dalam proses awal pendiriannya, KH Abdul Mu’id Sulaiman dibantu KH Mahin Ilyas dan KH Djawahir Abdul Muin.
Ketiganya meletakkan fondasi pendidikan pesantren yang hingga kini terus mempertahankan sistem dan nilai-nilai kependidikan Gontor.
Pimpinan PP Baitul Arqom Jember, KH Izzat Fahd, mengatakan hubungan Baitul Arqom dengan Gontor tidak sebatas hubungan kelembagaan.
Menurut dia, keterikatan tersebut telah menjadi bagian dari sanad keilmuan dan spirit perjuangan yang diwariskan lintas generasi.
“Pengakuan bahwa Baitul Arqom merupakan pesantren alumni Gontor pertama bukan klaim sepihak dari kami, melainkan disampaikan langsung oleh dzuriat pendiri Gontor KH Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, begitu juga KH Akrim Mariyat dan almarhum KH Samsul Hadi Abdan,” ujar Izzat dalam keterangannya, kepada Republika.co.id, Ahad (27/9/2026).
Dia menjelaskan, nilai-nilai pendidikan Gontor, sistem KMI, hingga Panca Jiwa telah menjadi ruh pendidikan Baitul Arqom sejak pesantren tersebut berdiri.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber