
Penumpang Kapal Motor Penyeberangan (KMP) Cemerlang 55 hilang setelah diduga menceburkan diri ke Selat Bali, Minggu (27/9/2026) sore. Korban diketahui bernama Riski Firmansyah (23), warga Dusun Genukwatu, Kecamatan Ngoro, Jombang, Jawa Timur (Jatim).
Berdasarkan informasi yang diterima detikBali, insiden terjadi di sekitar area Buoy Merah Pelabuhan Gilimanuk (koordinat 08°09’365″S-114°26’050″E) sekitar pukul 18.50 Wita. Saat itu, KMP Cemerlang 55 tengah mengapung menunggu giliran sandar setelah berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.
Kemudian, ada seorang penumpang KMP Cemerlang 55 melihat ada orang yang menceburkan diri ke laut. Posisi korban terpantau dekat dengan KMP Gilimanuk 1.
Melihat kejadian tersebut, personel KMP Cemerlang 55 langsung berkoordinasi melalui radio dengan KMP Gilimanuk 1 serta kapal-kapal di sekitarnya, seperti KMP Surya Perkasa 1, untuk melakukan pencarian di lokasi. Namun, hingga pukul 19.05 Wita, keberadaan korban sudah tidak terlihat di permukaan air.
Korban diketahui berangkat dari Surabaya pada Sabtu (26/9/2026) malam menggunakan kendaraan travel Toyota Avanza warna hitam nomor polisi N 1798 BX yang dikemudikan oleh Muhammad Kris Fauzi (23). Korban bepergian bersama paman dan sepupunya, Supeno (33) dan Dwi Al Rozakhi Ma’ruf (27), menuju Tabanan, Bali, untuk bekerja.
Menurut keterangan saksi-saksi selama pelayaran dari Ketapang menuju Gilimanuk, korban sempat naik ke kantin lantai dua kapal bersama Supeno dan Dwi. Korban kemudian pamit menuju toilet di lantai bawah.
Sepupu korban Dwi mengungkapkan kepada petugas korban sempat memberikan isyarat janggal sebelum menghilang. Saat berada di kantin kapal, korban sempat mengatakan engko lak onok opo-opo ojok golek-i aku (kalau nanti ada apa-apa jangan cari aku).
Paman korban, Supeno, juga membenarkan adanya kalimat serupa yang diucapkan korban sebelum dirinya pergi mengambil makanan ke dalam kendaraan.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber