:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Warga-berdemo-di-Kantor-ASDP-Ketapang-Banyuwangi-Warga-merasa-dirugikan-akibat-macet-di-ketapang.jpg)
TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI – Bagi Slamet, kemacetan di jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, bukan sekadar soal panjangnya antrean kendaraan, Senin (28/9/2026).
Ia pernah merasakan langsung bagaimana kemacetan membuat dirinya kesulitan membawa istrinya yang sedang sakit untuk berobat.
Slamet akhirnya memilih sepeda motor dan berusaha menyalip truk-truk besar di tengah kepadatan.
Sang istri meninggal saat dibonceng dalam perjalanan menuju rumah sakit, sebuah pengalaman yang kini mendorong Slamet ikut menuntut solusi atas kemacetan Ketapang.
Bersama puluhan warga, ia mendatangi Kantor ASDP Cabang Ketapang Banyuwangi untuk menggelar unjuk rasa, Senin (28/9/2026) sore.
Mereka meminta pihak berwenang untuk mencari solusi agar kemacetan yang sudah berulang kali terjadi bisa diatasi.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber