
jatimnow.com – Kepulangan Marselino Ferdinan ke Indonesia masih menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola Tanah Air, khususnya Surabaya. Meski akhirnya memilih Persija Jakarta, pemain yang merupakan didikan tim junior Persebaya itu tak bisa lepas dari Kota Pahlawan.
Marselino saat ini masih mengenyam pendidikan S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK), Universitas Negeri Surabaya (Unesa). Lantas, bagaimana Marselino membagi waktu antara pendidikan dan karier sepak bolanya?
Meski sempat berkarier di Eropa, Marselino disebut mampu menjalani perkuliahan dengan lancar. Proses belajar dilakukan secara daring dengan pendampingan khusus dari pihak fakultas. Mahasiswa angkatan 2023 tersebut tercatat memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,7.
Dekan FIKK Unesa, Irmantara Subagio, mengatakan Marselino tetap menjaga komunikasi dengan pihak kampus. Setiap kali pulang ke Surabaya, pemain tersebut menyempatkan diri datang ke kampus untuk berkoordinasi mengenai perkembangan studinya.
“Setiap kali Marselino sempat ke Surabaya atau pulang, ia selalu ke kampus dan berkoordinasi dengan kami, baik di fakultas maupun prodi, untuk mendampingi perkembangan mata kuliahnya. Sampai sekarang tidak ada satu pun mata kuliah yang terhambat selama hampir lima semester ini,” ujar Irmantara.
Marselino menempuh pendidikan di Unesa melalui jalur beasiswa prestasi atlet sejak Mei 2023. Kampus juga memberikan pendampingan agar aktivitas sepak bola profesionalnya tidak menghambat penyelesaian studi.
Untuk tugas akhir, Unesa membuka peluang bagi Marselino untuk mengangkat pengalaman dan kiprahnya di dunia sepak bola sebagai karya ilmiah yang dapat menjadi alternatif pengganti skripsi.
“Kami berikan beasiswa khusus sampai lulus. Proses belajarnya lewat daring, tetap kami pantau dan dampingi. Alhamdulillah berjalan lancar. Kami berharap ia tidak sekadar menulis skripsi, tetapi pengalamannya merumput di dunia sepak bola dituangkan menjadi karya ilmiah yang diakui sebagai tugas akhir pengganti skripsi,” kata Irmantara.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber