Sumenep (beritajatim.com) – Kabupaten Sumenep bakal punya bandara lagi di wilayah kepulauan, yakni Pulau Masalembu. Saat ini tengah dalam proses pembuatan dan penyempurnaan ‘air strip’ atau landas pacu untuk pesawat perintis.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat Kawasan Pemukiman dan Perhubungan Sumenep, Dadang Dedy Iskandar mengatakan, untuk Bandara Masalembu, selain masih dalam proses pembangunan ‘air strip’, saat ini juga dalam proses pengaktifan kembali registrasi dari Kementerian Perhubungan.

Menurutnya, pengaktifan kembali registrasi Bandara Masalembu sifatnya wajib, agar bandara tersebut bisa dioperasikan.

“Pemkab Sumenep ingin Bandara Masalembu diaktifkan lagi, supaya bisa digunakan untuk aktivitas penerbangan pesawat perintis dari dan ke Pulau Masalembu. Dengan demikian, nantinya akan ada alternatif moda transportasi bagi masyarakat Masalembu,” terangnya.

Lebih lanjut Dadang menjelaskan, ada beberapa fasilitas untuk Bandara Masalembu yang harus dilengkapi sebagai prasyarat. Salah satunya adalah ‘Windsock’ atau alat penunjuk arah dan perkiraan kecepatan angin yang sesuai dengan standarisasi bandara.

“Selain itu, perlu pembenahan alur untuk pesawat landing. Ibaratnya kalau di angkutan darat itu marka. Kemudian pembangunan pagar. Ini tinggal pelaksanaannya. Anggaran sudah ada. Target kami, Oktober sudah ready,” ungkapnya.

Bandara Masalembu berada di Desa Sukajeruk, Kecamatan Masalembu, Pulau Masalembu. Bandara tersebut tercatat milik PT Elnusa Tbk. Pada Oktober 2025, Pemkab Sumenep menjalin kerjasama dengan PT Elnusa Tbk untuk memanfaatkan aset tersebut sebagai bandara khusus untuk penerbangan pesawat perintis.

Pulau Masalembu merupakan salah satu kecamatan kepulauan di Kabupaten Sumenep. Untuk menuju Pulau Masalembu dengan kondisi cuaca kondusif, dibutuhkan waktu minimal 14 jam perjalanan laut dari Pelabuhan Kalianget. (tem/ian)

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *