:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Mimik-Idayana-saat-melakukan-sidak.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek pembangunan Gedung Hemodialisis (HD) Lantai 2 RSUD Sidoarjo Barat (Sibar), Jawa Timur, Rabu (30/9/2026).
Dalam peninjauan tersebut, Wabup Mimik menyoroti adanya keterlambatan (deviasi minus) realisasi pekerjaan yang mencapai 13 persen dari target.
Berdasarkan laporan di lapangan, progres fisik pembangunan saat ini baru menyentuh 22 persen dari target perencanaan yang seharusnya mencapai 35 persen.
Keterlambatan tersebut dipicu oleh proses pengadaan material pendukung seperti angkur dan scaffolding yang sempat terlambat.
“Saya cek secara langsung mulai dari materialnya, sudah SNI semuanya. Sudah sesuai spesifikasi, cuman ada keterlambatan. Terjadi keterlambatan 13 persen dari target 35 persen pekerjaan yang harus diselesaikan,” ujar Mimik di lokasi proyek.
Meski menyoroti pengerjaan yang molor, Mimik mengapresiasi kualitas material konstruksi, seperti besi berstandar SNI dan mutu beton, yang dinilainya telah memenuhi syarat.
Ia menegaskan agar pihak pelaksana proyek dan tim pengawas tidak mengorbankan mutu konstruksi demi mengejar ketertinggalan waktu.
Mengingat proyek ini dibiayai oleh APBD Kabupaten Sidoarjo, Mimik meminta seluruh pihak bekerja secara profesional dan bertanggung jawab penuh kepada masyarakat.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber