Malang, Jawa Timur (ANTARA) – Bupati Malang, Jawa Timur, M Sanusi mengatakan Bus TransJatim Koridor II Malang Raya yang dijadwalkan mulai beroperasi 29 Oktober 2026 menjadi bagian dari strategi dalam memperkuat arus mobilitas masyarakat di wilayah aglomerasi itu.

Sanusi di Malang, Rabu, mengatakan, bus TransJatim Koridor II yang diberi nama “Kanjuruhan” memiliki rute dari Terminal Arjosari dan Terminal Hamid Rusid di Kota Malang hingga ke Terminal Talangagung di Kabupaten Malang.

“Alhamdullilah, TransJatim Koridor II sudah akan diluncurkan oleh Gubernur, bus ini menunjang (mobilitas) masyarakat yang membutuhkan alat transportasi umum tepat waktu,” kata Sanusi.

Operasional Koridor II Malang Raya akan ditunjang 15 bus, terdiri dari 14 armada utama dan satu armada cadangan.

Jam operasional program angkutan umum dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk Koridor II dimulai pukul 05.00 hingga 21.00 WIB.

Tarif TransJatim Koridor II dipatok sebesar Rp5 ribu untuk penumpang umum dan Rp2.500 bagi pelajar, santri, serta mahasiswa.

Rute bus TransJatim Koridor II Malang Raya akan dikoneksikan dengan Koridor I yang telah terlebih dahulu beroperasi dan menghubungkan antara Terminal Hamid Rusdi, Kota Malang – Terminal Landungsari, Kabupaten Malang – Terminal Batu, Kota Batu.

Dengan begitu, kata dia, masyarakat atau dalam hal wisatawan yang bergerak dari arah Kabupaten Malang bisa dengan melanjutkan perjalanan ke Kota Batu.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *