Madiun (ANTARA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madiun, Jawa Timur, memperkuat wawasan toleransi pelajar tingkat SMP hingga SMA mengenai kebhinekaan agama dan suku melalui seminar ketahanan bangsa.

Bupati Madiun Hari Wuryanto dalam kegiatan tersebut menyatakan bahwa seminar ketahanan bangsa tersebut penting bagi para pelajar, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi saat ini.

“Harapannya, dengan kegiatan ini anak-anak bisa membedakan mana informasi yang benar dan mana yang salah. Sehingga dapat mewujudkan sikap toleransi di tengah banyaknya keberagaman di bangsa kita,” ujar Bupati Hari Wuryanto saat seminar di Desa Bulakrejo, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun, Rabu.

Menurutnya, kemudahan akses informasi harus diimbangi dengan kemampuan untuk memilah dan menyaring informasi secara bijak.

Dalam seminar yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun tersebut, Bupati mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara yang memiliki keberagaman luar biasa.

Mulai dari suku, agama, budaya, bahasa, hingga adat istiadat. Keberagaman tersebut, menurutnya, harus dipahami sebagai kekuatan yang menjadi bagian dari identitas Bangsa Indonesia.

Menurut Bupati, keberagaman tersebut menjadi momentum untuk menumbuhkan sikap toleransi, saling menghormati, serta membangun kehidupan yang harmonis di tengah masyarakat.

Ia juga mengingatkan para pelajar agar senantiasa berpegang teguh pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *