SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho

SURABAYA (Kabarjawatimur) — Meningkatnya kasus influenza di Surabaya, khususnya yang menyerang anak-anak, mulai menjadi perhatian serius. Anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Surabaya,

SURABAYA (Kabarjawatimur)– Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan, H. Tri Didik Adiono atau yang akrab disapa Didik Beldex, menggelar reses tahun sidang ketiga masa persidangan I Tahun Anggaran (TA) 2026 di wilayah RW 3 Tembok Lor, Surabaya, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Didik Beldex untuk menyerap langsung aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Sejumlah keluhan krusial warga berkaitan dengan persoalan pendidikan, mulai dari bantuan Program Indonesia Pintar (PIP), data desil, hingga bantuan kuliah gratis.

Reses tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Surabaya Armuji. Dalam kesempatan itu, Armuji juga membagikan bingkisan gratis kepada warga yang hadir.

Persoalan desil juga menjadi perhatian warga. Mereka mempertanyakan mekanisme pendataan kondisi sosial ekonomi yang dapat memengaruhi akses terhadap sejumlah program bantuan pemerintah.

Warga berharap pendataan dilakukan secara lebih tepat dan sesuai kondisi riil di lapangan. Sebab, perbedaan antara kondisi ekonomi sebenarnya dengan data yang tercatat dapat berdampak pada kesempatan masyarakat memperoleh bantuan pendidikan.

Tak hanya itu, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai bantuan kuliah gratis. Mereka berharap anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap mempunyai kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi tanpa terbebani persoalan biaya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *