Awal musim hujan di Jawa Timur umumnya terjadi pada penghujung Oktober atau awal November. Namun, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan awal musim hujan 2026/2027 akan mengalami kemunduran.

Berdasarkan data BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Jawa Timur, dari total 74 Zona Musim (ZOM) di Jawa Timur, hanya lima ZOM yang diprediksi memasuki musim hujan pada November 2026. Lima ZOM tersebut mencakup sekitar 8,5 persen dari total luas daratan Jawa Timur.

Sementara itu, sebanyak 68 ZOM lainnya baru diprakirakan memasuki musim hujan pada Desember 2026. Adapun satu ZOM di Situbondo bagian utara baru akan menyusul pada Januari 2027.

Sementara itu, sebanyak 68 ZOM lainnya baru akan menyusul pada bulan Desember, dan satu ZOM di Situbondo bagian utara diprakirakan baru mulai masuk musim hujan pada Januari 2027.

Kepala Stasiun Klimatologi Jawa Timur Anung Suprayitno menjelaskan bahwa dinamika iklim global menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi mundurnya awal musim hujan tahun ini. Ada dua fenomena utama yang turut mempengaruhi kondisi tersebut, yakni El Nino dan Indian Ocean Dipole (IOD).

El NiƱo sangat kuat merupakan fenomena pemanasan suhu permukaan laut di atas normal di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur. Pada Agustus 2026, anomali suhu tercatat mencapai +2,83 dan diprediksi bertahan hingga awal 2027. Fenomena ini umumnya berkaitan dengan berkurangnya curah hujan di Indonesia.

Sementara itu, IOD merupakan fenomena interaksi laut dan atmosfer yang ditandai oleh perbedaan suhu permukaan laut di dua wilayah Samudra Hindia. IOD diprediksi berada pada fase positif hingga akhir 2026, yang umumnya berdampak pada berkurangnya curah hujan di Indonesia, terutama wilayah bagian barat.

Menurut Anung, kombinasi El Nino yang sangat kuat dan IOD positif berpotensi mengurangi pasokan uap air ke wilayah Jawa Timur. Selain itu, angin baratan atau Monsun Asia yang identik dengan datangnya musim hujan diprediksi baru mulai memasuki wilayah Indonesia bagian utara pada November 2026.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *