:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/Bojonegoro-Diterjang-10-Kebakaran-dalam-Sehari-Damkarmat-Minta-Warga-Stop-Bakar-Sampah.jpg)
SURYA.co.id – Potensi bencana kebakaran di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencapai titik mengkhawatirkan.
Dalam kurun waktu satu hari pada Sabtu (3/10/2026), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Bojonegoro mencatat sedikitnya 10 insiden kebakaran melanda berbagai titik di wilayah tersebut.
Fenomena maraknya si jago merah ini meluas di sepuluh kecamatan, antara lain Bojonegoro Kota, Bubulan, Malo, Baureno, Sumberrejo, Padangan, Kapas, Kedungadem, Balen, hingga Ngraho.
Mayoritas peristiwa diakibatkan oleh kecerobohan warga yang membakar sampah sembarangan di tengah kondisi cuaca kering.
Dampak kelalaian dari aktivitas membakar sampah tersebut hampir merembet ke area vital warga:
Kecamatan Padangan (Desa Kendung): Kobaran api yang bersumber dari pembakaran sampah menjalar luas dan membahayakan area fasilitas umum. Pendopo Balai Desa Kendung, bangunan TK, serta rumah warga bernilai total sekitar Rp260 juta nyaris ludes terbakar.
Kecamatan Malo (Dusun Wengker, Desa Tanggir): Pembakaran sampah merembet cepat ke barongan atau rumpun bambu dan mendekati area permukiman. Beruntung, Tim Damkarmat Pos Padangan bergerak cepat memadamkan api sebelum menghancurkan bangunan rumah.
Kecamatan Baureno (Desa Sumuragung): Kebakaran lahan meluas hingga menghanguskan area sekitar satu hektare.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber