Surabaya (beritajatim.com) – Kontingen Indonesia berhasil meraih sembilan penghargaan pada WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026 yang berakhir di penghujung September kemarin. Tiga prestasi di antaranya disumbangkan oleh perwakilan pelajar Jawa Timur.

Medali perak diraih Edsel Parama Mustapa, alumni SMKS PGRI 3 Malang pada bidang pengembangan aplikasi. Sementara Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi dari SMKN 1 Jenangan menyabet Medallion for Excellence bidang mekatronika beregu.

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai mengapresiasi daya juang para peserta. Ia menyebut delegasi daerah mampu bersaing di level internasional dan memberikan kebanggaan bagi sekolah.

“Alhamdulillah dari tujuh orang perwakilan Jawa Timur, tiga di antaranya membawa pulang medali, yakni satu perak dan dua Medallion for Excellence,” ujar Aries dikutip Sabtu (3/10/2026).

Aries mendorong adanya evaluasi pascakompetisi bersama para pakar pendamping. Evaluasi ini meliputi pembaruan kemampuan teknis, pendalaman standar internasional, hingga analisis tren soal industri.

“Ini bukan bagian akhir dari komitmen kita. Pengalaman dan prestasi yang didapat harus diteruskan untuk memajukan bangsa lewat pendidikan,” katanya.

Secara nasional, Indonesia menempati peringkat ke-19 dari 74 negara peserta. Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin menjelaskan bahwa partisipasi tahun ini merupakan pendelegasian terbesar.

Tatang merinci Indonesia mengirim 20 peserta didik serta 17 pakar pendamping. Capaian penghargaan juga bertambah dari sebelumnya hanya empat bidang kompetensi, kini menyentuh sembilan bidang.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *