
SURABAYA(Kabarjawatimur) – Jalur formal yang tak kunjung mendapat respons membuat pedagang Pasar Buah Tanjungsari persil 77 memilih cara lain untuk menyampaikan aspirasi. Sebuah baliho
SURABAYA (Kabarjawatimur) – Surabaya mulai memperkuat pembinaan atlet esports sejak usia muda. Langkah itu dilakukan melalui kolaborasi Pengurus Esports Indonesia (ESI) Kota Surabaya, Moonton
SURABAYA,(Kabarjawatimur.com)– Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya membongkar aksi komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang diduga melibatkan tiga residivis. Ketiga terduga pelaku diamankan pada Rabu, 23 September 2026 sekitar pukul 02.00 WIB.
Penangkapan tersebut dilakukan setelah polisi melakukan penyelidikan atas sejumlah laporan kehilangan sepeda motor di wilayah Surabaya.
Yang menarik, polisi mengungkap bahwa para pelaku diduga menggunakan kode siulan saat beraksi. Kode tersebut digunakan untuk berkomunikasi sekaligus memberi tanda kepada rekan mereka ketika kondisi dianggap aman.
Kasihumas Polrestabes Surabaya AKP Hadi Ismanto menjelaskan, jika dalam menjalankan aksinya, komplotan ini diduga memiliki pembagian peran. Dua pelaku bertindak sebagai eksekutor, sementara satu pelaku lainnya bertugas memantau situasi.
“Aksi para pelaku akhirnya terhenti setelah identitas mereka berhasil dikantongi Unit Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya. Dalam upaya penangkapan mereka melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas,” jelas AKP Hadi, Minggu (4/10/2026).
Hadi melanjutkan, M.S.F. berperan sebagai eksekutor. Berdasarkan catatan kepolisian yang disampaikan dalam perkara ini, M.S.F. tercatat beberapa kali berhadapan dengan hukum sejak 2017. Perkara yang pernah menjeratnya antara lain tipu gelap, pencurian dengan pemberatan hingga pencurian sepeda motor.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber