:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pihak-Dinas-Lingkungan-Hidup.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Bau menyengat yang sebelumnya membuat kegiatan belajar mengajar di SMPN 4 Jombang terganggu kini mendapat perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) Jombang.
Tak ingin hanya mengandalkan laporan yang beredar, Dinkes Jombang bersama Puskesmas Pulolor turun langsung ke sekolah, Kamis (1/10/2026) lalu.
Sejumlah siswa diperiksa untuk memastikan kondisi kesehatan mereka, setelah sebelumnya muncul pemberitaan mengenai keluhan mual hingga gangguan akibat aroma yang diduga berasal dari aktivitas pengolahan ayam PT Jombang Pangan Nusantara (JPN), yang berada di dekat lingkungan sekolah.
Pemeriksaan tersebut sekaligus menjadi langkah awal Dinkes untuk memastikan apakah masih ada siswa yang mengalami gejala setelah terpapar bau menyengat.
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Jombang, dr. Fitrijah, mengatakan kedatangan tim tidak semata-mata untuk memeriksa siswa.
“Hari ini kami dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas Pulolor datang ke sekolah untuk melakukan yang pertama, kami melakukan penyuluhan tentang kesehatan lingkungan sekolah,” ucap Fitrijah secara terpisah kepada Tribunjatim.com, Senin (5/10/2026).
Langkah ini dilakukan untuk melihat secara langsung, apakah terdapat siswa yang mengalami gejala kesehatan serta memastikan ada atau tidaknya keluhan sisa dari kejadian sebelumnya.
“Kami juga melakukan sampling pemeriksaan terhadap siswa-siswa yang ada di SMP 4 untuk melihat apakah memang benar ada siswa yang bergejala dan apakah masih ada gejala sisa dari yang kemarin diberitakan,” jelas Fitrijah.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber