:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/Pengukuhan-pengurus-FKUB-dan-FPK-Kabupaten-Jombang.jpg)
TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG – Keberagaman masyarakat Kabupaten Jombang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Jombang, Jawa Timur.
Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) kini mendapat mandat untuk ikut menjaga agar perbedaan agama, suku, etnis, dan budaya tetap menjadi kekuatan, bukan sumber konflik.
Pengurus FKUB dan FPK Kabupaten Jombang resmi dikukuhkan oleh Bupati Jombang Warsubi dalam sebuah agenda yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Jumat (2/10/2026) kemarin.
Pengukuhan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Jombang serta sejumlah tokoh masyarakat dari berbagai latar belakang.
Bagi Pemkab Jombang, keberadaan dua forum tersebut tidak hanya berkaitan dengan kegiatan kelembagaan.
FKUB dan FPK diharapkan aktif membaca dinamika sosial sekaligus menjadi ruang komunikasi ketika muncul persoalan yang berkaitan dengan keberagaman di tengah masyarakat.
Bupati Jombang Warsubi mengatakan Jombang memiliki karakter masyarakat yang majemuk sehingga upaya menjaga kerukunan harus dilakukan secara berkelanjutan.
Menurutnya, keberagaman agama, suku, etnis, sosial, dan budaya telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jombang.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber