
Surabaya (beritajatim.com) – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Surabaya dan sejumlah wilayah Jawa Timur pada Selasa, 6 Oktober 2026, masih stabil. Tidak ada perubahan harga baru pada awal Oktober, baik untuk BBM subsidi maupun nonsubsidi.
PT Pertamina Patra Niaga memastikan harga BBM pada Oktober masih dipertahankan pada level September 2026. Kebijakan tersebut berlaku untuk seluruh jenis BBM umum (JBU) retail.
Kondisi ini membuat pengendara di Surabaya dan daerah sekitarnya belum perlu mengantisipasi kenaikan harga BBM pada pekan pertama Oktober.
Untuk BBM subsidi, Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter. Sementara Biosolar berada di harga Rp6.800 per liter.
Pada kelompok BBM nonsubsidi, Pertamax RON 92 masih dibanderol Rp15.950 per liter. Harga tersebut bertahan setelah sebelumnya Pertamax sempat mencapai Rp16.250 per liter.
Produk Pertamina lainnya juga belum mengalami perubahan. Pertamax Green 95 berada di level Rp19.150 per liter, Pertamax Turbo Rp19.600 per liter, Dexlite Rp23.700 per liter, dan Pertamina Dex Rp25.200 per liter.
Dengan demikian, selisih harga antara BBM termurah dan termahal dalam daftar Pertamina mencapai Rp15.200 per liter. Pertalite menjadi yang paling rendah dengan Rp10.000 per liter, sedangkan Pertamina Dex menjadi yang tertinggi dengan Rp25.200 per liter.
Stabilitas harga tidak hanya terjadi di jaringan Pertamina. Sejumlah SPBU swasta juga masih mempertahankan harga BBM pada level September.
Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber