Surabaya (beritajatim.com) – Aroma ayam goreng berpadu ketumbar yang digoreng bersama rempah langsung menggoda selera.

Dari kawasan Dharmawangsa, Surabaya, Ayam Goreng Kamari hadir membawa perpaduan resep keluarga dan sentuhan kuliner Chinese food yang disesuaikan dengan lidah arek Suroboyo.

Usaha kuliner yang mengandalkan menu ayam goreng dan ayam kukus ini dirintis Kamariati Kamarudin, 26, perempuan asal Makassar. Nama Kamariati kemudian dipilih menjadi identitas usaha yang ia bangun bersama sang suami.

“Nama Kamari itu diambil dari nama saya sendiri, Kamariati. Suami yang menyarankan supaya usaha ini memakai nama Ayam Goreng Kamari agar lebih melekat dengan saya,” ujar Kamariati, Selasa (6/10/2026).

Perjalanan Ayam Goreng Kamari bermula ketika bisnis bakmi yang sebelumnya dijalankan sang suami mengalami penurunan peminat. Di tengah kondisi tersebut, sang suami mendorong Kamariati mengembangkan menu ayam kukus yang selama ini kerap ia buat di rumah.

Kemampuan memasak ayam kukus diperoleh Kamariati dari keluarganya. Ia pernah belajar teknik memasak dari sang paman yang memiliki latar belakang kuliner Chinese food.

Dari pengalaman tersebut, Kamariati mengembangkan resep ayam kukus yang kemudian menjadi salah satu menu andalan Ayam Goreng Kamari.

“Kaldu dibuat dari resep suami, sedangkan ayam kukusnya dari saya. Akhirnya kami padukan menjadi menu yang punya ciri khas sendiri,” katanya.

Sumber: Baca Selengkapnya di Sumber

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *